by

3 Tips Agar Kalori Dari Camilan Tidak Sama Dengan Makanan Utama

doktersehat-porsi-camilan
Photo Credit: Flickr.com/Yoppy

DokterSehat.Com– Saat mendengar kata camilan, maka kita tentu akan beranggapan bahwa camilan adalah makanan selingan dengan porsi yang tidak sebesar makanan utama ya. Namun sayangnya pemilihan camilan yang tidak tepat, justru membuat asupan kalori dari camilan hampir sama dengan makanan utama, lho.

Konsumsi camilan yang berlebihan ini ternyata kerap tidak disadari. Hal inilah yang kemudian akan meningkatkan risiko obesitas dalam tubuh.

Perlu diketahui bahwa konsumsi camilan dianjurkan memenuhi 10-15% kebutuhan harian tubuh per kali makannya. Jika dalam satu hari kita terbiasa mengonsumsi camilan tiga kali, maka tiap kali kita ngemil tidak boleh lebih dari 15% kebutuhan kalori tubuh.

Beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menghindari konsumsi camilan berlebihan adalah:

1. Mengukur seberapa besar kebutuhan camilan tubuh

Jika kebutuhan energi harian tubuh adalah 2000 kkal, maka dalam satu kali camilan kita boleh mengonsumsi 300 kalori. Angka ini bisa diperoleh dengan mengonsumsi satu porsi sandwich ukuran sedang dengan satu lembar roti tawar whole grain berisi ½ porsi telur dan ½ porsi sayur serta tambahan keju lapis.

2. Pastikan camilan terdiri dari makanan bergizi lengkap

Contoh camilan sandwich di atas bisa menjadi pilihan camilan bergizi lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein dan serat. Mengonsumsi camilan bergizi lengkap akan membuat asupan makanan seimbang sehingga tidak berlebihan hanya pada satu jenis zat gizi saja.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed