by

Awas LGBT mengancam Jawa ! Warga Kaitkan Gempa dengan LGBT




  Yes  Muslim  – Warganet mengaitkan gempa Lebak Banten 6.4 SR dengan maraknya lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT di tanah air.

Warganet menilai, gempa yang getarannya dirasakan di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bogor, Sukabumi, Bekasi, Cianjur, dan Bandung itu merupakan peringatan terkait maraknya LGBT.

“Semua ini gara2 mereka yg ingin melegalkan lgbt. Aa Allah lindungi keluarga kami & orang2 senantiasa berzikir kepadamu,” tulis pemilik akun Mursita Ita yang mengomentari berita gempa Lebak Banten. “Loba lgbt sigana,” tambah Ahmad Reza Dzulfadli.

Menanggapi hal itu, Ketua MUI Bidang Kerja Sama Internasional, KH Muhyidin Junaidi mengatakan, warga tidak boleh mengaitkan bencana alam dengan hal lain.

“Gak juga. Tidak boleh kita kiatkan itu (LGBT) dengan gempa. Pada zaman nabi, ada umat yang mengaitkan kematian anaknya dengan gerhana bulan. Kata nabi jangan kaitkan dengan itu,” ucap Muhyiddin saat dihubungi pojoksatu.id, Rabu (23/1).

Menurut Muhyiddin, gempa ini adalah peringatan dari Allah SWT bahwa kekuatan manusia tidak ada apa-apanya dibanding Allah SWT.

“Musibah seperti gempa merupakan peringatan agar manusia selalu ingat kepada penciptanya,” tandas Muhyiddin. [psi]






Gempa bumi menggoyang Banten, Jakarta dan sekitarnya, Selasa (23/1) siang ini.Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis siaran pers resmi gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR):

Selasa, 23 Januari 2018, pukul 13:34:53 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=6,1 terjadi dengan koordinat episenter pada 7,23 LS dan 105,9 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada kedalaman 61 km.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, II SIG-BMKG (IV-V MMI).

Gempabumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed