by

Biasa Dihidangkan Saat Lebaran Ternyata Ketupat Memiliki Makna Mendalam, Awas Bikin Nangis

via kapanlagi.com

Serumpi.com – Ketika lebaran biasanya disemarakkan dengan adanya makanan khas lebaran yaitu ketupat. Ketupat atau kupat memang sangat identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Buktinya dimana ada ucapan selamat Idul Fitri biasanya tertera gambar ketupat.

Ketupat tak sekedar makanan, ketupat sebenarnya memiliki arti dan sejarah yang sangat panjang. Melansir dari okezone.com, yuks kita belajar dengan makna mendalam tentang ketupat supaya kita tahu tradisi yang ada da tetap bisa melestarikannya.

Kanjeng Sunan Kalijaga adalah orang pertama yang memperkenalkan kepada masyarakat Jawa tentang ketupat. Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna atau arti khusus. Ketupat dalam bahasa Jawa adalah kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat. Ngaku Lepat artinya mengakui kesalahan dan Laku Papat artinya empat tindakan.

Ngaku Lepat bisa diartikan dengan tradisi sungkeman yang menjadi implementasi dari ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang Jawa. Dengan sungkeman maka mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati serta memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain, khususnya orang tua.

Sedangakn Laku Papat empat tindakan dalam perayaan Lebaran yaitu Lebaran (menandakan berakhirnya waktu puasa artinya pintu maaf terbuka dengan lebar), Luberan (meluber atau melimpah, ini sebagai symbol sedekah atau zakat fitrah), Leburan (berarti leburan, atau ketika idul fitri kita semua melebur dosa dengan saling meminta maaf dan memaafkan), Laburan (berasal dari kata labor atau kapur, kapur biasanya dipakai untuk menjenihkan air. Maksudnya dihari yang fitri semua orang supaya dapat menjaga kesucian baik lahir dan batin antara sesama manusia).

via cookpad

Filosofi Ketupat:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed