Nasihat Bijak Romo Magnis Suseno Atas Insiden Walk Out Ratusan Hadirin dalam HUT Kanisius Saat Anies Baswedan Pidato…

Posted on

Insiden Gubernur DKI Anies Baswedan di peringatan 90 tahun Kolese Kanisius pada Sabtu (11/11) menjadi perbincangan hangat. Tak lain karena aksi walk out Ananda Sukarlan, komponis dan pianis, yang juga alumni Kanisius.

Baca Artikel Lainnya:

Romo Magnis Suseno Menerima Penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Jokowi.jpg
Romo Magnis Suseno Menerima Penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Jokowi.jpg

MARTIRNKRI.COM – Insiden Gubernur DKI Anies Baswedan di peringatan 90 tahun Kolese Kanisius pada Sabtu (11/11) menjadi perbincangan hangat. Tak lain karena aksi walk out Ananda Sukarlan, komponis dan pianis, yang juga alumni Kanisius.Saat Anies berpidato, Ananda yang duduk di bangku VIP beranjak pergi. Ananda melakukan aksi walk out, yang kemudian diikuti ratusan alumni lainnya. Saat itu Anies tetap berpidato hingga selesai, dan meninggalkan lokasi.

Ketika Anies pergi, Ananda dan ratusan alumni lain masuk kembali ke dalam ruangan. Ananda yang mendapat penghargaan, sempat berpidato dan menyinggung perihal aksi walk out itu.

“Walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya. Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan”, kata Ananda saat itu dari atas panggung.

Saat turun dari panggung, Ananda disalami antara lain mantan menteri Ir. Sarwono Kusumaatmaja dan Pater E. Baskoro Poedjinoegroho S.J., Kepala SMA Kanisius.

Insiden Ananda ini menimbulkan pro kontra. Yang mendukung tentu memuji langkah Ananda, tapi mereka yang kontra melancarkan kritik. Salah satunya budayawan Eros Djarot.

“Apakah walk out meninggalkan tempat duduk saat tamu yang diundang memberikan sambutan juga termasuk nilai-nilai yang diajarkan oleh perguruan Kanisius Bahkan dengan pengetahuan keagamaan terbatas, merujuk pada perilaku dan ajaran Jesus Kristus sang penebar kasih, penebar damai.. dan sang pemaaf yang luar biasa kebesaran hatinya, kekerasan’ budaya yang dilakukan teman-teman saat walk out ketika seorang Gubernur sebagai tamu diundang memberi sambutan, saya yakini bukan ajaran dan perilaku yabg berpijak pada ajaran sang Juru Selamat,” urai Eros.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *