by

Perlukah Minum Suplemen Vitamin D Setiap Hari?

Tubuh manusia memang memerlukan vitamin D. Pasalnya, vitamin D berfungsi untuk menyerap kalsium dan fosfor di dalam tulang, menguatkan hubungan antar sel, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain dari sinar matahari dan makanan, vitamin D juga bisa didapatkan dalam bentuk suplemen. Namun, perlukah minum suplemen vitamin D tambahan? Cari tahu dalam ulasan berikut ini.

Apa itu suplemen vitamin D?

Vitamin D dikenal sebagai vitamin sinar matahari. Ya, vitamin yang satu ini bisa Anda dapatkan secara gratis hanya dengan rutin berjemur di pagi hari. Selain itu, vitamin D juga bisa didapatkan dari makanan kaya vitamin D dan suplemen.

Suplemen vitamin D tersedia dalam berbagai dosis, mulai dari 2.000 hingga 10.000 IU per hari, 50.000 IU per minggu, atau bahkan terkadang lebih. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D dapat membantu mengurangi rasa sakit dan gejala depresi pada wanita dengan diabetes tipe 2. Tidak hanya itu, asupan vitamin D tambahan terbukti dapat mencegah gangguan kognitif pada orang dengan penyakit Parkinson dan menguatkan otot-otot pada ibu hamil.

Apa perlu minum suplemen vitamin D setiap hari?

manfaat vitamin d untuk wanita

Sama seperti vitamin lainnya, kelebihan asupan vitamin D dapat menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini berlaku pula bila Anda mengonsumsi suplemen vitamin D tanpa anjuran dari dokter.

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang larut lemak. Artinya, setiap kelebihan vitamin D akan disimpan di dalam tubuh, bukan dibuang. Nah, saat Anda minum suplemen vitamin D setiap hari padahal Anda tidak membutuhkannya, vitamin D dalam tubuh akan menumpuk.

Dilansir dari Reader’s Digest, menurut Madeline Basler MS, RDN, CDN dari Real You Nutrition, orang yang kelebihan dosis suplemen vitamin D akan merasakan gejala seperti:

mual dan muntah, turunnya nafsu makan, sembelit, lemas, dan berat badan turun. Bahkan, tidak sedikit suplemen yang mengandung vitamin D3 hingga 22 persen lebih tinggi daripada jumlah yang tercantum pada label. Ini sebabnya pasokan vitamin D dalam tubuh menjadi kian berlebih.

Mari kita lihat dari salah satu fungsi vitamin D, yaitu membantu menyerap kalsium di dalam tulang. Jika tubuh kelebihan asupan vitamin D, maka otomatis penyerapan kalsium akan ikut berlebih. Selanjutnya, kondisi ini bisa memicu batu ginjal dan gangguan pencernaan. Dalam kondisi yang parah, tubuh bisa keracunan vitamin D saat Anda mengonsumsi 50.000 IU vitamin D setiap hari.

Oleh karena itu, pada dasarnya Anda tidak perlu minum suplemen vitamin D setiap hari bila kondisi tubuh Anda sehat dan tidak mengalami masalah medis apapun. Sebab, hanya orang-orang tertentu saja yang disarankan oleh dokter yang boleh minum suplemen vitamin D sesuai dengan kebutuhan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed