Prabowo Dituding La Nyalla Terkait Uang Rp 40 Miliar, Gerindra Beri Jawaban

Posted on

SURATKABAR.ID – Nizar Zahro, Ketua Umum Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) merasa kecewa dengan tuduhan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang menuding Ketua Umum Partai Gerindra.

Menurut Nizar, La Nyalla tidak tidak bijaksana dalam meluapkan kekecewaanya karena gagal dalam mencalonkan diri menjadi calon gubernur Jawa Timur (Jatim).

Nizar menjelasakan jika La Nyalla tak mampu memenuhi surat tugas yang berisi mandat tidak mendapatkan mitra koalisi sebagai prasyarat melengkapi dukungan partai sehingga dia bisa mencalonkan diri sebagai cagub Jatim.

Wakil ketua umum Partai Gerindra tersebut lantas mengutip pernyataan La Nyalla dalam surat pengembalian mandat.

Baca Juga: La Nyalla: Saya Ini Orang Bego Kalau Masih Mau Mendukung Prabowo

“Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya. Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas. Selanjutnya, sebagai kader, saya serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra,” ujar Nizar mengutip surat La Nyalla, dilansir dari jpnn.com.

Ia juga menganggap aneh pernyataan La Nyalla yang menuduh Prabowo telah menyia-nyiakan perjuangan di Jatim dengan mengibarkan spanduk Partai Gerindra. Termasuk diantaranya mengenai perjuangannya dalam pilpres untuk mendukung Prabowo.

Bagi Nizar, apa yang dilakukan oleh La Nyalla mengenai pengibaran bendera Gerindra maupun dukungan terhadap Prabowo adalah sesuatu yang wajar. Pasalnya, La Nyalla adalah kader Partai Gerindra.

Baca Juga: Merasa Dipalak Prabowo Rp 40 Miliar, La Nyalla: Saya Akan Tuntut Secara Hukum

“Maka menjadi aneh jika Saudara LNM menyampaikan ini padahal LNM mengaku sebagai kader Partai Gerindra,” ungkap Nizar.

Sementara mengenai sikap La Nyalla yang menyatakan keluar dari Partai Gerindra ditanggapi Nizar secara terbuka. “Tentu Partai Gerindra tidak bisa menghalang-halangi keinginan tersebut,” tegasnya.

Sedangkan mengenai isu yang belakangan berkembang di media online maupun media sosial mengenai La Nyalla yang mengaku dimintai uang Rp 40 miliar, Nizar menyebutkan jika dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses oleh DPP Partai Gerindra dan untuk itu mantan Ketua Umum PSSI itu diminta untuk mencari mitra koalisi dan perlengkapan pemenangan.

“LNM sudah mengembalikan mandat itu akibat tidak mampu melaksanakan yang surat tugas yang berupa mandat dari Partai Gerindra,” tuntasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *