by

Simak! Inilah Manfaat dan Efek Samping dari Kurma

doktersehat-kurma-diabetes-puasa
Photo Credit: Flickr.com/Stacy Spencley

DokterSehat.Com– Ketika berpuasa, seseorang dianjurkan untuk berbuka dengan makanan atau minuman manis terlebih dahulu sebelum mengonsumsi nasi atau makanan berat lainnya. Anjuran tersebut bukan tanpa sebab, mengounsumsi makanan atau minuman manis ketika berbuka puasa dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan.

Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama satu hari penuh, atau dari mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Maka, secara tidak langsung energi di dalam tubuh akan terkuras habis. Sehingga, untuk mengganti energi yang hilang akibat puasa tersebut, dianjurkan untuk berbuka dengan makanan dan minuman manis.

Umumnya, banyak orang yang akan memburu makanan dan minuman manis untuk berbuka puasa, atau yang biasa disebut dengan takjil. Banyak aneka ragam takjil yang bisa didapatkan, seperti kolak, es sirup, es blewah, es campur, kukis, dan masih banyak lainnya.

Akan tetapi, ada salah satu makanan manis yang snagat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa, yaitu kurma. Siapa yang tidak tahu kurma? Kurma merupakan salah satu jenis buah yang berasal dari timur tengah. Rasanya yang manis membuat kurma digemari oleh banyak orang. Ketika berbuka puasa, dianjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 3 biji kurma. Lalu apa manfaat kurma?

Kurma memiliki keistimewaan dibanding dengan buah lainnya. Hal ini dikarenakan kurma mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh, diantaranya karbohidrat, protein, dan serat. Karena kandungan tersebut, kurma memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengembalikan energi yang hilang akibat berpuasa, melancarkan pencernaan, dan memenuhi kebutuhan serat di dalam tubuh sehingga mampu mencegah terjadinya sembelit.

Selain itu, manfaat lain dari kurma adalah bagus untuk ibu menyusui, sebab dengan mengonsumsi kurma bisa mendorong peningkatan produksi susu ibu (ASI). Ini dikarenakan kurma juga mengandung besi dan kalsium sehingga membantu peroduksi ASI.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed