Viralkan! Simpatisan PKS ini Sebar Foto Hoax Veronika Tan. Siap-siap Tercyduk!!

Posted on
 

Beritaterheboh.com – Entah apa salah Veronica Tan, Isteri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang akhirnya kini malah kena juga jadi sasaran hoax dari para dedengkot cyber-cyberan kubu sebelah. Buat nama kerena dan hebat tetapi kelakuan malah suka buat dan menyebarkan hoax. Hebatnya, mereka ini suka sekali mengelak bahwa mereka hanya menyebarkan bukan membuat. Padahal menyebar saja sudah bisa kena cyduk kalau dilaporkan.

Sudah tahu bahwa melakukan dan menyebarkan hoax adalah salah dan sudah banyak contohnya yang masuk bui, tetap saja mereka-mereka ini tidak jera. Entah karena memang sudah suruhan atau memang sudah dari sononya hidup dalam sebuah kebodohan. Atau mungkin saja memang ingin tenar.

Entahlah, tetapi banyak juga yang saat kena cyduk malah nangis termehek-mehek dan mewek lalu minta maaf. Kalau minta maaf setelah melakukan itu namanya sama saja tidak tulus. Apalagi kalau melihat gaya mereka menyebarkan hoax seolah-olah itu benar dan patentengan sok jago. Mungkin dikira akan dibela sama member di grup cyber-cyberan, tahu-tahunya ditinggal tercyduk sendiri.

Karena itu, saran saya kalau kita mau share berita hoax jangan pakai jempol, pakai otak. Kalau pakai otak pasti tidak akan tershare berita itu. Lah otak gunanya berpikir bukan memencet-mencet tombol share. Tetapi sayangnya yang banyak digunakan adalah tangannya daripada otaknya, wajar akhirnya banyak yang tercyduk dan menyesal karena tidak dipikirkan dulu sebelum menshare.

Lalu bagaimana jika yang melakukannya adalah seorang advokat (dilihat dari bajunya) menshare berita hoax?? Apakah dia tidak pakai otak dulu sebelum menshare?? Atau dia tidak pakai ilmunya selama kuliah dan saat ambil PKPA sebelum menshare?? Kalau sudah begini apa iya bisa ditolerir menghapus dan meminta maaf??

Kalau orangnya sudah mempertunjukkan dia seorang advokat, lalu malah sebar hoax dan ikut melakukan penghasutan terkait isu pribumi, maka sebenarnya sudah pantas untuk dilaporkan. Karena tentunya, dia melakukannya bukan karena bodoh dan tidak tahu UU ITE, tetapi memang sepertinya orang yang sengaja (dugaan awal) menyebarkan hoax penuh kebencian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *