by

4 Mitos Tentang Protein Yang Ternyata Tidak Terbukti

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda mendengar bahwa mengurangi makanan berprotein dapat menurunkan berat badan? Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar lho. Ada cukup banyak mitos salah lainnya yang beredar tentang protein, inilah yang kerap menyebabkan sebagian besar orang jadi menghindari protein.

doktersehat-sehat-pria-nutrisi-tellur-susu-vitamin-kalsium-daging-telurAsupan protein sangat penting untuk tubuh karena merupakan zat gizi makro yang kebutuhan hariannya harus dipenuhi oleh tubuh.

Pakar kesehatan dan dietitian, Lesli Bonci menyebutkan bahwa mitos yang berkembang terkait protein harus kita pahami betul agar tidak salah mengartikan. Beberapa mitos tersebut adalah:

1. Protein hanya dibutuhkan untuk pembentukan otot para atlet

Protein adalah salah satu zat gizi yang kebutuhannya cukup besar dalam tubuh, protein dibutuhkan untuk membentuk massa otot, tulang, sel tubuh, enzim hingga imunitas tubuh. Hal tersebut merupakan kebutuhan dasar tubuh sehingga protein tidak hanya penting untuk otot, ya

2. Protein mengandung banyak lemak jahat

Kandungan kolesterol pada makanan berprotein hewani memang tinggi dibandingkan dengan makanan lainnya. Namun makanan berprotein hewani juga memiliki kandungan lemak baik dari omega-3 yang ada pada ikan. Selain itu konsumsinya yang beriringan antara protein hewani dan nabati akan saling melengkapi kebutuhan tubuh karena protein nabati tinggi akan kandungan lemak baik.

3. Makanan berprotein menyebabkan penyakit ginjal

Makanan tinggi protein memang harus dibatasi pada penderita penyakit ginjal. Namun bukan berarti kita harus menghindari konsumsi makanan tinggi protein ya. Asupan protein berlebihan tanpa diiringi konsumsi air putih yang cukup, atau bersamaan dengan kebiasaan pencetus penyakit ginjal atau liverlah yang akan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed