by

5 Makanan Sehat Setelah Lebaran

doktersehat oatmeal
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Setelah Lebaran dan kembali bekerja, tubuh akan mengalami sedikit gangguan. Saat puasa, biasanya kita bangun terlalu pagi dan mengantuk saat sore. Selain itu, tubuh juga kerap lemas karena jarang sekali digerakkan selama Lebaran dan puasa.

Selanjutnya, kondisi pencernaan juga kerap mengalami masalah karena kita sering sekali makan sesuatu yang berlemak dan juga pedas. Terakhir, masalah yang selalu muncul pasca Lebaran adalah berat badan yang naik dan lapisan lemak yang meningkat.

Nah, supaya tubuh kembali sehat seperti sebelum puasa dan Lebaran, mulailah untuk mengonsumsi beberapa makanan sehat di bawah ini.

1. Buah-buahan

Setelah menikmati Lebaran kurang lebih seminggu, sebisa mungkin untuk memperbanyak makanan sehat,seperti buah-buahan yang mengandung serat dan vitamin C. Buah yang cocok untuk mengembalikan keadaan tubuh dan membantu pembuangan racun adalah apel. Buah ini bisa dimakan langsung atau dibuat menjadi jus.

Makan apel saat siang hari atau saat mengganjal perut. Jangan mengemil kue sisa Lebaran karena bisa membuat tubuh semakin berlemak dan susah sekali penurunan berat badannya.

Oh, ya, sebisa mungkin memilih apel yang agak asam atau yang kulitnya hijau. Apel jenis ini lebih banyak vitamin C dan kandungan gulanya tidak terlalu banyak.

2. Sayuran hijau

Saat Lebaran kita akan banyak mengonsumsi makanan bersantan, seperti opor atau rendang. Makanan ini malah menaikkan kolesterol dan kenaikan tekanan darah secara instan. Usai Lebaran, Anda harus cek kesehatan agar kondisi berbahaya tidak terjadi.

Nah, supaya kondisi tubuh kembali normal seperti biasanya, konsumsilah makanan sehat berupa sayuran hijau atau sayuran lain dalam jumlah banyak. Anda boleh tidak makan nasi dan hanya makan sayur saja hingga kenyang untuk membantu tubuh memperbaiki kondisinya dan pengeluaran racun di saluran pencernaan berjalan lancar.

3. Yogurt

Kondisi perut akan kerap bermasalah setelah Lebaran usai. Anda akan sering sakit perut, mengalami diare, dan gangguan lain yang menyebabkan sensitivitas dari lambung meningkat dan kerap menyebabkan rasa nyeri yang sangat mengganggu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed