by

Cara Mengatur Jam Tidur Bayi Berdasarkan Usia

jam-tidur-bayi-doktersehat

DokterSehat.Com – Waktu tidur bayi baru lahir tergolong sangat lama, yaitu 17 hingga 18 jam per hari pada minggu-minggu pertama kelahiran. Perlahan-lahan, jam tidur bayi pun berkurang jadi 15 jam per hari pada bulan ketiga.

Sekalipun demikian, bayi baru tidak pernah tidur lebih lama dari 3–4 jam setiap kali tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama. Bisa dikatakan, jam tidur bayi 1 bulan akan berbeda dengan pola tidur bayi 2 bulan.

 

Tips membentuk pola tidur bayi yang sehat

Jam tidur bayi, khususnya yang baru lahir, memang tidak bisa diprediksi. Pola tidur bayi bisa dikatakan masih sangat berantakan. Meskipun demikian, nyatanya waktu tidur bayi bisa diubah dengan menerapkan kebiasaan tertentu.

Berikut cara mudah membentik pola tidur bayi yang sehat:

1. Kenali tanda-tanda bayi sudah lelah

Bayi yang berusia enam hingga delapan minggu biasanya tidak bisa terjaga dalam waktu dua jam penuh. Jika terlalu lama membiarkan bayi dan tidak langsung menidurkan bayi Anda, ia akan mengalami masalah tidur. Pola tidur bayi 2 bulan ini harus segera diperbaiki.

Beberapa tanda yang bisa Anda lihat dan kenali langsung ketika bayi Anda sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan, antara lain ketika ia menguap, mengucek-ucek matanya, menarik-narik daun telinganya, atau terlihat lebih rewel dari biasanya.

Jadi, jika Anda sudah melihat tanda-tanda tersebut, Anda bisa coba untuk menidurkannya.

baca juga: mengapa bayi baru lahir lebih banyak tidur?

2. Ajari perbedaan siang dan malam

Banyak bayi baru yang bangun pada malam hari diistilahkan sebagai
night owl. Mereka benar-benar terbangun ketika Anda sedang bersiap-siap tidur. Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, Anda tidak dapat melakukan apapun atas hal ini.

Ketika bayi baru sudah memasuki usia 2 minggu, Anda mulai dapat melatihnya untuk membedakan malam dan siang hari. Istilah lainnya, jam tidur bayi 1 bulan masih mudah untuk dibentuk. Ketika ia sedang terjaga sepanjang malam, bermainlah dengan si kecil sesering dan selama mungkin.

Usahakan agar ruangan tempat si kecil berada terang benderang dan biarkan berbagai suara seperti telepon, tv, atau mesin pengering pakaian berbunyi. Jika si kecil menunjukkan gejala tertidur pada saatnya makan, bangunkan dia.

Pada malam hari, jangan mengajak si kecil bermain jika ia bangun untuk menyusu. Hindari cahaya dan suara yang berlebihan, dan jangan terlalu banyak berbicara dengannya. Jika Anda melakukan hal ini secara intens, maka tidak lama setelah mulai melatihnya si kecil akan mengenal perbedaan suasana ini, mengerti bahwa malam hari adalah saatnya untuk tidur.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed