by

Komposisi dalam Kosmetik yang Justru Berbahaya bagi Kesehatan

doktersehat-komposisi-kosmetik-yang-berbahaya
Photo Credit: Pexels.com/Studio 7042

DokterSehat.Com– Natural Living Ideas melansir, bahwa setiap hari wanita setidaknya menggunakan 12 produk perawatan kecantikan yang mengandung 168 komposisi yang berbeda. Dari Dr. Mercola, dikatakan bahwa bahan kimia yang terpapar langsung pada kulit ternyata lebih berbahaya dibanding bahan kimia yang secara tidak langsung dikonsumsi. Lalu ternyata, apa sajakah bahan kimia atau komposisi pada kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan?

1. Alkohol

Alkohol banyak terkandung dalam produk kosmetik terutama pembersih. Ia memberikan sensasi ringan pada kulit dan cepat kering. Sebuah penelitian milik Journal of Hospital Infection, mengatakan bahwa produk dengan bahan dasar alkohol membuat kulit kehilangan kemampuan untuk menahan kelembapan alaminya. Sehingga, ini menyebabkan kulit lebih rentan terhadap jamur, virus dan bakteri. Dalam produk kosmetik, alkohol bisa dijumpai dengan nama lain etanol, isopropyl, methanol, atau etil alkohol.

2. Parabens

Parabens umum digunakan dalam produk-produk yang difungsikan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Sayang, parabens ternyata masuk dalam komposisi kosmetik yang berbahaya untuk kesehatan sebab ia dapat mengganggu system endoktrin tubuh.

Penelitian mengemukakan bahwa system endokrin yang terganggu dapat menimbulkan risiko besar dalam perkembangan prenatal dan postnatal awal, saat organ dan system saraf manusia terbentuk. Karena itu, parabens berbahaya untuk ibu hamil dan menyusui. Parabens bisa juga ditemui dengan nama butylparaben, methylparaben, propylparaben, isobutylparaben, ethylparaben.

3. Triclosan

Bahan kimia yang satu ini sering kita dengar ada di dalam pasta gigi. Ternyata, antibakteri sintetis ini terdaftar sebagai pestisida dengan EPA dan ditandai berisiko bagi kesehatan manusia serta lingkungan. Penelitian pada hewan, triclosan dapat mengubah regulasi hormone. Triclosan juga diteliti dapat mengganggu perkembangan janin pada wanita hamil, dapat menyebabkan alergi, disfungsi tiroid, pertambahan berat badan serta respon inflamasi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed