by

Mitos Tentang Konsumsi Buah Ini Sebaiknya Tak Lagi Kita Percaya

DokterSehat.Com– Agar mendapatkan berbagai nutrisi sehat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan mencegah datangnya penyakit, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rutin mengonsumsi buah-buahan. Sayangnya, ada banyak sekali mitos tentang makan buah yang tidak sesuai dengan fakta medis.

Dilansir dari Medical daily, berikut adalah beberapa mitos tentang konsumsi buah yang sebaiknya tidak lagi kita percayai.

  1. Buah segar jauh lebih bernutrisi dibandingkan dengan buah beku

Karena dibekukan, banyak orang yang berpikir jika nutrisi pada buah akan menurun dengan drastis. Padahal, menurut pakar kesehatan Dr. Joy Bauer, hal ini tidak benar adanya. Buah beku sama sekali tidak mengalami penurunan nutrisi jika dibandingkan dengan buah segar.

  1. Buah sebaiknya dikonsumsi saat perut masih kosong

Banyak orang yang berpikir jika makan buah setelah makan akan memicu gangguan pencernaan dan membuat nutrisi dari buah atau makanan lain yang kita konsumsi tidak benar-benar diserap dengan baik. Padahal, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.

Satu-satunya efek yang akan dipicu oleh buah-buahan jika kita mengonsumsinya setelah makan adalah memperlambat pencernaan dan hal ini justru bisa membuat perut kenyang dalam waktu yang lama sehingga kita tidak mudah tertarik untuk ngemil.

  1. Penderita diabetes tidak boleh makan buah

Pakar kesehatan Katie Barbara dari Northwell Health Systems, New York, berkata bahwa buah-buahan kaya akan antioksidan dan serat yang bisa menyehatkan tubuh dan membuat perut kenyang. Katie pun menganggap buah sebagai salah satu makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita diabetes. Hanya saja, ada baiknya penderita diabetes berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter agar bisa tenang saat mengonsumsinya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed