by

Sopir Lokal Dibayar Rp 5 Juta Sopir Asing Dibayar Rp 15 Juta

  Yes  Muslim  – Pro-kontra keberdaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia masih diperde­batkan masyarakat. Setelah diributin terkait jumlahnya yang semakin banyak. Kini muncul kehebohan baru dengan adanya temuan Ombudsman.






Ombudsman adalah negara yang mempu­nyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Ombudsman menemukan TKA yang bekerja di Indonesia mendapat­kan gaji jauh lebih tinggi dari pekerja lokal. Padahal posisinya sama.“Perbedaan gaji pekerja lokal dan tenaga kerja asing bisa mencapai tiga kali lipat,” kata Komisioner Ombudsman Laode Ida dalam jumpa pers, di Kantor Ombudsman, Jakarta, kemarin.

Laode menuturkan, informasi yang diungkapkan bukan ‘abal-abal’ tetapi hasil dari investigasi yang dilakukan Ombudsman pada Juni-Desember 2017. Investigasi dilakukan di tujuh provinsi seperti Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Banten.

Diapun mencontohkan profesi sopir, jika sopir yang berasal dari Indonesia hanya mendapat Rp 5 juta, sedangkan sopir TKA bisa Rp 15 juta. “Itu informasi dari lapangan,” ungkap Laode.

Yang membuat Laode harus mengelus dada dalam-dalam adalah gaji para TKA itu langsung ditransfer ke rekening bank negara asal mereka. Dia melanjutkan, gaji ditransfer oleh kontraktor ketenagakerjaan di negara asal yang mendatangkan mereka ke Indonesia.

Dikatakan dia, dengan mekanisme seperti itu, Indonesia jelas dirugikan karena TKA yang mendapatkan gaji dari Indonesia tetapi tidak dipotong pajak. “Kerugian negara pasti karena pajak penghasilan dari mereka tidak masuk kas negara,” kata Laode.


Agar hasil investigasi ini menjadi perha­tian, Laode mengakui jika pihaknya sudah menyampaikan ke lembaga terkait seperti Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Tenaga Kerja, Kepolisan, hingga Badan Kerja Sama dan Penanaman Modal.Perbedaan gaji yang sangat mencolok itu membuat warganet gemas. Merekpun menumpahkan unek-uneknya di media sosial dan mengkritik pemerintah yang dinilainya tutup mata.

Akun Andy Watanabe @AndyWatanabe2 mengatakan, TKI di luar negeri kerja ren­dahan… PRT, kuli bangunan, buruh perke­bunan, buruh pabrik dan sebagainya. TKA di Indonesia, buruh rendahan yang bekerja dengan gaji lebih tinggi dari seorang manager.. #menakerpinter… Pinterngibul.

Kritikan juga dilontarkan akun denden dermawan @briggsmaster. “Kita jadi TKI karena gaji minimal 2xlipat dari Indonesia, eh sekarang TKA datang malah gaji berlipat-lipat,” kritiknya.

“Katanya gaji tenaga kerja/upah di luar negeri besar dan di dalam negeri kecil, tapi men­gapa TKA ko berlomba-lomba pengen kerja di Indonesia. Bila TKI ingin bekerja di luar negeri dikarenakan mengejar gaji/upah yang besar adalah wajar. Ada apa sebetulnya dengan perso­alan ketenaga kerjaan?,” ujar akun Muhammad Labai @Madly73707956.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed